I'm a Film Maker!

rahsia ini, telah lama aku pendamkan

lama sudah saya tidak menulis disini. sigh.

bukan kerna kesibukan kerja atau jadual, tapi kerna rasa yang tidak kunjung tiba untuk menulis. bukan saya tidak mencuba. kalau dikira, bebelas kali juga rasanya draft file didelete kerna tidak punya rasa. mungkin kacau, mungkin bilau.

tapi kenapa hari ini?

seharian saya memikirkan mahu menulis sesuatu disini hari ini. tapi selepas memikirkan apa yang berlaku, saya jadi sangkut. susah mau menulis, sukar mau meluahkan segalanya. akhirnya, berbekal dengan jari-jemari beserta lagu ‘teman pengganti’ yang bermain secara repeat melalui beats detox ini, jadi terus menaip tanpa sebarang visi. hanya untuk menulis. itu sahaja.

nurkilan ini dijarikan disini atas dasar rindu mau berblog lagi. ya, saya memang suka bercerita. kadangkala 3 hari 3 malam takkan tamat, takkan habis. tapi bila melihatkan kembali kisah hidup saya yang telah berlalu, banyak perkara yang terjadi buat saya lemah untuk menulis kembali. terlalu banyak sentimental value yang menghalang saya untuk berkarya kembali disini.

karya.

alhamdulillah, dikala saya menekan papan kekunci ini, beberapa karya saya telah berjaya menemui 28 juta masyarakat negara ini. nurkilan dari cinematography telah membawa saya dan hasil kerja saya menembusi dinding yang menjadi penghalang saya berkarya dengan dunia luar, takut. saya ingin bercerita panjang, tapi saya tidak mau stress menguasai diri. takut draft ini dideletekan lagi.

tentang diri ini, alhamdulillah, saya bisa bernafas diatas bumi tahun yang luas ini. masih mampu memberi teman seangkatan minum dan roti canai, masih mampu memberi 2 ringgit kepada insan yang memerlukan ihsan saya. syukur.

tentang keluarga, mereka semua sihat. dan yang paling penting, kini saya berbangga kerna mereka juga bangga dengan kejayaan saya. mungkin kejayaan saya tidak besar pada segelintir mereka diluar sana, tapi pada keluarga saya, mereka sudah berbangga dengan saya. itu sudah cukup untuk saya. saya tidak memerlukan pujian dari orang lain, cukup dengan kedua ibu bapa saya merestui apa yang saya lakukan, dan keluarga besar saya memahami dan berbangga dengan hasil karya saya yang tidak seberapa ini. alhamdulillah.

tentang kerja, syukur ke hadrat Ilahi dengan limpah kurnianya, saya mampu berdiri dengan kederat saya sendiri dalam menjalani kehidupan sebagai hambanya yang normal dan taat. dan syukur juga, saya mempunyai bulatan teman yang sentiasa berada dibelakang saya menolak supaya saya maju lebih jauh, tapak demi tapak.

Syukur ini hanya tuhan sahaja yang membalas setiap peluh dan nasihat mereka agar saya terus maju.

saya ingin menulis lagi. nanti saya ceritakan kepada kalian semua tentang karya-karya saya yang telah hasilkan. saya cuma mahu berkongsi, dengan harapan ada insan yang bisa membaca penulisan ini, dan belajar sesuatu darinya.

sampai sini dulu.

Salam.
KH

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s